Semangat reformasi tahun 1998 yang terjadi di Indonesia memberi dampak yang besar pada pemerintahan Provinsi Jambi, baik pada lembaga eksekutif maupun legislatifnya. Dalam hubungan itu Pemerintah Provinsi Jambi melalui Surat Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Jambi Nomor 135/2465/Pem Tahun 1999 memprogramkan Rencana Pemekaran Wilayah Kabupaten Daerah Tingkat II. Dengan terbitnya Surat Gubernur Jambi tersebut ditindaklanjuti oleh Bupati Bungo Tebo, Drs. H. Sofian Ali, dengan menerbitkan Surat Keputusan Bupati Kepala Daerah Tingkat II Bungo Tebo Nomor 669 Tahun 1999 tentang Tim Pelaksanaan Penerapan Pembentukan Daerah Tingkat II Kabupaten Bungo Tebo. Hal yang sama didukung pula oleh DPRD Kabupaten Daerah Tingkat II Bungo Tebo Nomor 170/271/1999 tanggal 21 Mei 1999. 2. PEMERINTAHAN KABUPATEN TEBO 3.1. Masa Bhakti Bupati Tebo Carateker (12 Oktober 1999-24 Mei 2001) Drs. H.A. Madjid Mu’az, MM dilantik sebagai sebagai Pejabat Bupati Kabupaten Tebo oleh Menteri Dalam Negeri Ad Interim di...
meriahnya perayaan menyambut tahun baru dengan gemerlap kembang api di awal januari nampaknya belum mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di masyarakat. keluhan demi keluhan pun mulai dirasakan,terutama dari para petani karet dan kelapa sawit yang semata-mata menggantungkan hidup dari lahan yang mereka garap. memang dalam beberapa minggu terakhir harga jual-beli tidak stabil, bahkan lebih jauh dari yang di harapkan, "tutur pak wardi salah satu warga di kabupaten tebo". jika dilihat dari tahun sebelumnya, rata-rata penghasilan masyarakat jauh lebih baik dibanding tahun sekarang. apalagi harga kebutuhan pokok semakin tinggi dipasaran. Dalam Undang-Undang APBN 2017, pertumbuhan ekonomi ditargetkan hanya 5,1 persen, inflasi 4,0 persen, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS Rp 13.300, tingkat suku bunga SPN tiga bulan 5,3 persen. Adapun harga minyak mentah Indonesia (ICP) dipatok 45 dollar AS per barel, minyak bumi 815.000 barel per hari, dan lifting gas bumi 1,15 juta setara minyak...
dalam era digital seperti sekarang kita memang tak bisa lepas dari media, karena media merupakan tolak ukur perkembangan informasi dan komunikasi. Pengaruh media yang ditimbulkan oleh pesan media menghasilkan perubahan sikap atau penguatan terhadap keyakinan khalayak. Sementara itu, efek media adalah efek yang dapat diukur sebagai hasil dari pengaruh media atau pesan media. Efek media dapat bersifat positif atau negatif, langsung atau bertahap, maupun jangka pendek atau jangka panjang. Perlu dipahami pula bahwa tidak semua efek media menghasilkan perubahan terhadap khalayak. Beberapa pesan media diketahui hanya memberikan efek memperkuat keyakinan yang ada. Hal ini didasarkan berbagai penelitian yang telah dilakukan oleh para ahli mengenai pengaruh terpaan media terhadap perubahan kognitif, sistem kepercayaan, dan sikap khalayak. adapun beberapa teori kajian dampak media yang di jelaskan oleh beberapa ahli: Teori Peluru Ajaib (Magic Bull...
Komentar
Posting Komentar